Bumi cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh umat manusia, tapi bumi tidak akan cukup untuk memenuhi keserakahan satu orang manusia
Berbagai masalah muncul, bersumber dari sifat serakah atau rakus manusia.
Keserakahan itu pula penyebab kerusakan lingkungan selalu terjadi. Manusia dengan pola pikir antroposentrisnya akan mengarah pada tindakan eksploitatif terhadap alam dan ditujukan hanya untuk memenuhi segala ketidakpuasannya.
kasus kerusakan lingkungan yang selama ini terjadi berakar dari perilaku manusia terhadap alam.Kesalahan cara pandang membuat manusia tidak bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan,orientasi manusia modern yang cenderung materialistik dan hedonistik juga berpengaruh.
Karena dengan berorientasi pada keuntungan, kesadaran penyelamatan lingkungan akan lemah. Karena itu, gerakan penyelamatan lingkungan perlu didasarkan pada perubahan cara pandang manusia secara fundamental. Ada semacam rambu-rambu etika yang perlu disuarakan
Karena itu, program penyelamatan lingkungan tidak cukup memanfaatkan kemajuan sains dan teknologi. Perlu teologi ataupun etika untuk membongkar kesadaran manusia, papar Haedar. Upaya-upaya penyelamatan lingkungan, menurut Haedar, juga perlu dilakukan secara simultan agar memiliki efek nyata. Jangan sampai direduksi oleh kepentingan-kepentingan praktis, katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar